Di suatu hari di zaman Nabi Daud AS. Ada seorang wanta tua, dia seorang janda mempunyai tiga orang anak. Beliau tidak punya mata pencaharian selain merajut benang, benang kemudian menjadi sehelai kain. Yang kemudian beliau menjualnya.
Suatu hari dia hendak menjual kain sutra hasil rajutannya kain berwarna merah. Dan hasil uang tersebut akan di gunakan untuk kebutuhan dan makan anak-anaknya. Dia membawa kain tersbut, di tenggah jalan ada seekor burung elang menggambil kainnya. Sontak dia binggung, sedih dan kesal. Kemudian wanita tersebut menemui Nabi Daud AS. Wanita tersebut bertanya kepada Nabi Daus AS.
“ya Nabi Allah. Sesungguhnya Allah itu adil apa dolim?” tanya wanita tersebut
“Allah itu pasti adil tidak mungkin Dholim, kepada semua umatnya” jawab Nabi Daud
Kemudian wanita tersebut menceritakan apa yang di alaminya. Setelah wanita tersebut selesai bercerita. Datang sepuluh orang laki-laki pelayar, setiap orang memberikan 10 dirham. Kemudian Nabi Daud bertanya “kenapa kalian memberikan ini kepadaku?”.
Salah satu dari mereka akhirnya menceritakan. “ya Nabi Allah, kita adalah pelaut. Saat kita berlaut tiba-tiba perahu kita ada yang bolong saat badai datang perahu kita terombang ambing. Dan saat itu sekor burung elang datang dan menjatuhkan kain sutra berwarna merah. Kami menggunakan kain itu untuk menutup lobang yang bolong tersebut. Sampai akhirnya kami semua terselamatkan.
Setelah mendengar cerita tersebut Nabi Daud AS melihat kepada waniat tersebut kemudian menyerahkan semua uang pemberian pelaut kepada wanita tersebu. Allah tidak akan mendzolimi satu hamba mana pun, dan tidak akan mlupakan satu maklukpun
Sabtu, 09 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar