enjoy and have fun in my blog

Sabtu, 26 Desember 2009

untuk temanku

tak akan habis cerita tentang mereka..
kini rasa persahabatan itu telah tumbuh
menjadi rasa kekeluargaan.
6 tahun bukan waktu yang sebentar..
namun bagi kami 6 tahun itu terasa sangat cepat.

sampai pada suatu hari..
kita sadar bahwa kita tidak bisa
hidup terus bersama...
dalam satu atap..
kita harus berpisah..
melanjutkan hidup masing-masing.
dan menggapai cita-cita masing-masing.
namun ini bukan lah perpisahan untuk selamanya
ini hanya sementara..
sementara...
karna pada dasarnya kita saudara yg tak terpisahkan.


ini lah mereka mulai menjalani hidup masing-masing.
menggapai impian masing-masing.
semanat dan harapan..
itulah modal kita...
modal untuk meraih kesuksesan masing-masing.
mesti tantangan dan rintangan selalu akan mengharapkan kita jatoh..
hadapilah dan yakin lah kita adalah orang-orang yang mampu tegak di atas kaki kita sendiri.
untuk membela diri kita. membela keluarga kita. membela agama dan negrikita...

.wahai diriku dan temanku..tetap berjuang...!!! allahhu ma ana. allahhuakbar.!!!!












Selasa, 22 Desember 2009

abu yusuf

Nama lengkap : ya’qum bin Ibrahim ibn habib al-Anshari

TTL : Kufah, irak tahun 731M/311H

Suku : Bujailah

Karya : kitab Al Kharaj

Tasharruf al imam ala ar-ra’iyyah manuthun bi al-mashalah

Jabatan penting : 1. Hakim pada masa khalifah abbasiyah pada masa pemerintahan

al-mahdi(159-169H/775-785M) di bagdad timur sampai masa kekhalifahan al-Hadi(169-170H/785-786M)

2. Ketua para hakim (Qadhi al-Qudhwah, seperti ketua Mahkamah Agung pada masa sekarang)

Sejarah singkat

Sejak awal, pemikiran ekonomi islam terfokus pada penekanan terhada tanggung jawab penguasa. Tema ini pula yang ditekankan Abu Yusuf dalam suratnya kepada kholifah Harun Ar Rasid. Abu yusuf berkata dalam suratnya "Anda tidak diciptakan dengan sia-sia dan tidak akan dibiarkan tanpa pertanggungjawaban. Allah akan menanyakan Anda mengenai segala sesuatu yang Anda miliki dan yang Anda lakukan terhadapnya."

Dalam kitab Al Kharaj, pemikiran Abu Yusuf mencakup segala bidang antara lain:

1. Pemerintahan; penguasa bukanlah seorang raja yang dapat berbuat secara diktator,tetapi seorang raja adalah wakil Allah yang ditugaskan untuk mlaksanakan perinah Allah

2. Keuangan; uang bukan milik penguasa, tapi hanya amanah yang dititipkan Allah kepadanya

3. Pertanahan; tanah yang tidak digarap selama 3tahun bisa ditarik kembali apabila tanah itu tanah pemberian.

4. Perpajakan; Pajak ditentukan oleh kemampuan rakyat dan berdasarkan kerelaan mereka.

5. Peradilan; penetapan hukum tidak dibenarkan berdasarkan hal yang syubhat.

Abu Yusuf pun meyakini bahwa terbentuknya harga barang bukan karena kekuatan penawaran saja, tetapi juga pada kekuatan permintaan. Poin Kontroversial dalam pernyataan Abu Yusuf adalah pada masa pengendalian harga (Tas'ir) beliau menentang penguasa menetapkan harga. seperti yang dikemukakan dalam kitab al-Kharaj bahwa hasil panen pertanian yang berlimpah bukan alasan untuk menurunkan harga, dan sebaliknya kelangkaan tidak mengakibatan harganya melambung.

(Kamus Lengkap Ekonomi Islam.Total Media)

bersyukurlah

Sesungguhnya ketika manusia telah bergemilang kemewahan, ketika itu pulalah rasa ketidak puasan muncul di hati mereka…Kehidupan sederhana adalah hina bagi mereka, namun hidup berlebihan dan penuh kesia-siaan adalah kembaggaan bagi mereka…
Maka dari itu marilah kita lihat keadaan saudara-saudara kita….
1.Ketika kita hanya bisa menghambur-hamburkan uang orang tua yang telah bekerja keras. Namun mereka dalam usia yang begitu dini harus bekerja demi hidup mereka.
2. ketika kita mampu membeli sabun dan bahkan perlengkapan lebih untuk membersihkan tubuh kita. Namun mereka hanya bias menggandalkan apa saja yang ada untuk membersihkan tubuh mereka
3. ketika orang tua selalu mendampingi dan memanjakan kita di setiap saat, namun lihatlah saudara kita yang ditinggal orang tuanya dalam kemiskinan. Diusia yang sedemikian muda, ia harus bertahan hidup. Tapi dia tidak bias melakukan apapun, ia hanya duduk termangu menghadapi kenyataan.
4. ketika kita hidup dalam kemewahan, namun ada saudara kita yang hidup dalam kemiskinan dan kelaparan sehingga ia pun tak sanggup menopang dirinya sendiri untuk berdiri tegak.
5. dan bahkan ketika kita masih saja merasa tidak puas akan makanan yang ada, bahkan mungkin seringkali mencelanya lalu dengan mudahnya kita membuang makanan begitu saja namun lihatlah, disisi lain ada orang kelaparan bahkan mereka rela mencari makanan dari kotoran hewan!!!

Sabtu, 21 November 2009

my blog

blog ini sedang dalam pembangunan...........!!!!!!!!!!